Rabu, 19 Agustus 2009

Bidadari surga-Ku

Malam itu aku bermimpi bertemu seorang akhwat berjilbab. Dia baru saja keluar dari sebuah kelas. Sepertinya dia baru saja mengikuti pelatihan atau pengajian. Parasnya cantik, tapi yang lebih mengesankan adalah aura wajahnya yang bercahaya. Secara tiba-tiba dia kemudian menyodori aku Al-Quran seraya menyuruhku membuka Surat Azzukhruf ayat 70. Aku pun bertanya kembali untuk meyakinkan pendengaranku. Dengan tegas dia menjawab “Ya, Surah Azzukhruf ayat 70”. Aku pun bergegas membuka mushaf Alquran yang diberikannya. Tapi entah mengapa tiba-tiba huruf-huruf dalam alquran menjadi kotak-kotak. Aku pun tidak bisa membacanya. Kemudian dalam mimpi itu aku tersadar bahwa sesungguhnya aku saat ini sedang bermimpi. Aku tahu untuk bisa membaca Al-Quran itu aku harus bangun dari mimpi ini. Aku pun kemudian memasrahkan diri kepada ALLAH. Sejenak kemudian, aku pun terbangun. Aku langsung mengambil Al-Quran yang ada di sebelahku. Aku buka Surat Azzukhruf : 70. Isinya adalah : “Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan". Subhanallah! Siapakah wanita sholeha itu? Aku berusaha mengingat-ingat kembali wajahnya tapi tidak juga berhasil.

"DUNGU"

Diruang kuliah, seorang dosen senior sedang memarahi mahasiswanya:
Dosen : "menjawab saja tidak becus, eh malah bercanda dan ngobrol seenaknya. Sekarang sia-sia disini, yang merasa dungu BERDIRI !!!! " sang dosen membentak.
Beberapa menit suasana hening. Tiba-tiba dari bangku belakang seorang mahasiswa berdiri.
Dosen : " Jadi kamu yakin betul, kamulah si dungu itu ??? "
Mahasiswa : " Bukan begitu pak, saya cuma tidak tega melihat Bapak berdiri sendiri."

Sabtu, 14 Maret 2009

Mimpi Meraih Kemenangan

Kembali aku bermimpi indah. Aku bermimpi melihat umat islam terpecah dalam dua kelompok. Kedua kelompok tersebut saling berperang hingga suatu ketika ada seorang pemuda yang mendamaikan kedua kelompok tersebut. Dia menyadarkan umat Islam bahwa musuh sesungguhnya adalah orang-orang kafir yang berusaha memecah belah orang-orang yang beriman.

Kemudian, pemuda itu berhasil menyatukan kedua kelompok tersebut dan memimpin mereka melawan orang kafir yang sesungguhnya yaitu orang yang berusaha memerangi umat beriman karena tidak senang melihat persatuan umat beriman.

Dengan gagah berani dan tidak kenal takut, dia memimpin umat Islam maju ke medan perang dan akhirnya berhasil menghancurkan kekuatan orang-orang kafir. Pemuda itupun kemudian menaiki sebuah gedung tertinggi tempat pemimpin orang kafir berada. Satu persatu dia menaiki tangga hingga sampai di ruangan paling atas. Dijumpainya pemimpin orang kafir tersebut sedang bersama istri dan dua orang anaknya yang ketakutan hingga bersembunyi di bawah meja. Aku ingat sekali Pemuda itu berkata ”Aku tidak akan menyakiti kalian asalkan kalian menyerah. Jangan takut, Aku akan menjamin keselamatan kalian asalkan kalian berhenti memerangi kami.”

Aku kenal sekali pemuda itu, karena pemuda itu adalah....

Besoknya aku ikut pengajian dan kebetulan temanya adalah ”Meraih Kemenangan Islam”.

Mimpi bertemu Nabi Muhammad saw

Diantara mimpi-mimpiku selama ini tersebut tidak ada yang mengalahkan indahnya mimpi bertemu Nabi Muhammad. Dalam mimpi tersebut aku melihat Nabi Muhammad sedang memberikan khutbah kepada para sahabat. Beliau berdiri membelakangi sebuah pohon kurma. Menurut buku yang aku baca, masjid pada jaman Nabi Muhammad dibatasi oleh pohon kurma. Aku hanya bisa menatap beliau dari luar masjid bersama salah seorang sahabatku. Ketika itu aku hanya bisa berucap ”Eh, itu kan Rasulullah!” selebihnya hanya tangisan bahagia melihat wajahnya yang bercahaya. Parasnya yang gagah dan kokoh. Matanya yang hitam dan tajam. Sampai sekarang pun setiap aku mengingat perjumpaan itu, perasaan ini selalu membuncah karena terharu.

Mulanya ku tak percaya manusia sehina ini bisa bermimpi bertemu dengan beliau hingga esoknya ketika aku sedang membersihkan ruangan, aku menemukan sebuah buku sejarah Nabi Muhammad. Segera aku buka halaman yang menerangkan ciri-ciri Nabi Muhammad. Subhanallah, mirip sekali dengan yang aku lihat dalam mimpiku.

Pada mulanya aku tidak tahu apa maksud mimpi tersebut. Kini ku tahu Rasulullah hendak menunjukkan bagaimana menggunakan ”cara” itu demi kemajuan ummat. Sebuah cara sederhana tapi terabaikan. Sebuah cara yang sudah dirancang oleh ALLAH SWT untuk meneguhkan keimanan umat muslim. Namun, aku belum bisa melakukannya. Aku belum siap. Aku pun meminta bukti dari ALLAH jika aku sudah siap. Aku minta dikirimkan awan yang ada lubang di tengahnya. Suatu hari, sepulang dari sholat subuh, aku melihat awan itu. Gumpalan awan yang melingkar. Hingga kemudian tawaran itu datang. Insya ALLAH aku sudah siap.

Mimpi Kiamat

Aku pernah bermimpi terjadi kiamat. Tiga kali. Pertama, aku lihat matahari terbit dari Barat. Aku lantas tersungkur sujud menyesali semua dosa-dosaku. Aku berkata ”jangan sekarang Ya Allah. Aku belum siap. Aku belum sempat bertaubat”. Kedepan, kalimat ini akan menjadi salah satu tema tulisanku.

Mimpi kiamat kedua berupa gempa bumi yang memporakporandakan semua bangunan.
Beberapa hari kemudian terjadi gempa di Iran dimana 50.000 orang tewas.

Mimpi ketiga aku melihat gelombang laut yang dahsyat menerjang dan menghancurkan semua yang dilaluinya. Beberapa minggu kemudian terjadi tsunami di Aceh yang menewaskan 100 ribu orang.

Oh ya, sebelum ketiga mimpi tersebut. Aku pernah bermimpi berada dalam sebuah rumah yang terbakar. Aku lihat mayat-mayat hangus terbakar. Malamnya aku lihat berita terjadi bom Bali yang menghanguskan orang-orang di dalamnya

Aneh...

Dalam hidupku terkadang muncul semacam keanehan atau keajaiban. Diawali ketika aku bermimpi bertemu Nabi Ibrahim. Beliau berpesan sesuatu yang tidak akan pernah aku lupakan.
Aku juga pernah -antara mimpi dan sadar- dikerubungi makhluk-makhluk yang mengerikan. Mereka mengelilingi tubuhku yang terbaring di tempat tidur. Pernah juga, pada suatu malam, ketika aku sedang tidur di masjid, aku merasakan ada sesuatu yang berusaha masuk ke dalam tubuhku dari kepala dan tertahan di dada. Kemudian sesuatu itu terdorong keluar oleh sebuah kekuatan dalam tubuhku. Dia keluar setelah tidak berhasil menguasai tubuhku. Akupun terbangun dan bergegas pergi dari masjid tersebut.

Yang mengesankan adalah saat mimpi dibawa terbang ke tempat yang indah. Yang masih kuingat adalah sebuah jembatan yang indah diatas sungai yang indah dihiasi bunga-bunga berwarna-warni. Setelah itu aku pun berkunjung ke sebuah tempat. Kuingat betapa hawa panas dari tempat tersebut membangunkanku. Membuatku berkeringat.

Lalu perjumpaanku di waktu malam dengan 4 makhluk aneh yang dipenuhi bulu sehingga tidak diketahui lagi mana depan dan belakang. Di sebuah buku yang pernah aku baca, makhluk tersebut mirip dengan makhluk dimana dajjal berada.

Suatu malam ada secercah sinar seperti sinar laser muncul dihadapanku. Sebuah sinar yang menghanguskan kabel listrik di dekatnya.Membuatku ketakutan.Beberapa waktu kemudian sinar itu muncul kembali ketika aku sedang dalam perjalanan dari masjid setelah menunaikan sholat subuh.Aku tidak tahu sinar apa itu.

Dalam beberapa tahun ini ditelapak tanganku muncul tanda seperti sebuah bintang. Aku bertanya kepada seorang teman yang sering meramal garis tangan, apakah dia pernah melihat seseorang yang memiliki tanda seperti itu telapak tangannya. (Aku tidak bertanya apa maksud garis tangan itu) Ia menjawab selama ini belum pernah ia melihat tanda seperti itu. Tanpa diminta ia berkata bahwa aku akan menjadi orang besar. Aku jadi teringat, dahulu ada seorang kiayi yang mengatakan hal yang sama sambil mengelus rambutku. Aku tidak percaya akan ramalan. Aku hanya percaya pada visi-ku untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta. Membuat semua orang di dunia ini saling berbagi dalam cinta dan kasih sayang.

"Buah yang bikin bingung"

Tole dan Telo sedang bercakap-cakap, lalu tiba2 Tole nyeletuk,
Tole : lo,tau gak buah apa yang bikin lo bingung?
Telo : Wah, apa yah? gw gak kepikiran nih!
Tole : ya buah MELON.........
Telo : ha???kok bisa????????
Tole : iya, nah tuh kan! buktinya sekarang kamu bingung!!!!!hahahahaha........